Pada hari Senin tanggal 07 Oktober 2019, saya
berangkat meninggalkan sekolah menuju ke Bali pukul 10.00. Sekitar pukul 12.00,
bus saya berhenti sejenak untuk makan siang di salah satu rumah makan di daerah
Caruban. Setelah makan siang, saya melaksanakan ibadah, kami melanjutkan
perjalanan kembali. Kala malam kami makan malam di rumah makan di daerah
Situbondo, selesai makan malam saya melaksanakan ibadah. Lalu saya melanjutkan
perjalanan menuju pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Kami menempuh perjalanan kurang
lebih kurang lebih 1 jam menuju pelabuhan Gilimanuk.
Pada hari ke - 2 tanggal 08 Oktober
2019, pukul 06.00 kami tiba di Bali. Lalu saya melanjutkan perjalanan menuju ke
Tanah Lot, disana saya mandi dan sarapan, serta berwisata. Pukul 10.00 saya
melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa, disana setelah berwisata saya makan
siang. Lalu pada pukul 13.30, saya melanjutkan perjalanan ke pantai Pandawa,
disana saya berwisata menikmati keindahan pantainya. Setelah itu saya
melanjutkan perjalanan ke GWK (Garuda Wisnu Kencana) pada pukul 13.30, disana
saya berjalan menjelajahi daerah GWK. Pada pukul 18.00 saya meninggalkan GWK,
menuju ke Pusat oleh-oleh Dewata T-shirt. Disana saya menjumpai banyak oleh-
khas bali mulai dari kerajinan tangan, kain-kain, hingga jajanan khas Bali.
Setelah itu saya melanjutkan perjalanan menuju hotel untuk check in pukul 20.00.

Pada hari ke-3 tanggal 09 Oktober,
Pukul 07.00 saya sarapan di hotel. Lalu pukul 08.00 saya melanjutkan perjalana
menuju ke tempat pementasan Tari Barong. Setelah selesai menyaksikan pementasan
tersebut, saya melanjutkan perjalanan menuju ke Pusat oleh-oleh Cening Bagus,
makan siang dan beribadah. Disana saya berbelanja cukup banyak oleh-oleh,
karena barang yang dijual disana dibuat langsung ditempat dan tidak mengandung
bahan pengawet, seta harga yang terjangkau. Lalu saya melanjutkan perjalanan ke
Museum Bajrasandhi adalah monumen bersejarah bagi masyarakat bali karena museum
tersebut terdapat monumen perjuangan rakyat Bali. Setelah itu saya menuju ke
Pantai Kuta, disana saya menjumpai banyak turis bukan hanya lokal tetapi juga
mancanegara. Saya kurang puas saat berwisata ke pantai tersebut, karena saya
tidak bisa menyaksaksikan matahari terbenam. Karena harus melanjutkan
perjalanan ke Pusat Oleh-Oleh Karang Kunia yang jaraknya cukup jauh, disana
juga menjual barang yang sama dengan toko oleh-oleh lainnya. Saya membeli cukup
banyak baju karena pakaian, karena tempat tersebut terkenal dengan harga kain
yang murah. Setelah itu saya menuju hotel untuk beristirahat, saya sampai hotel
pukul 21.00 dan makan malam disana.
https://taribarongbatubulan.com/

https://id.wikipedia.org/wiki/Monumen_Bajra_Sandhi

https://www.tribunnews.com/regional/2019/07/03/ombak-pantai-kuta-rabu-sempat-naik-hingga-daratan

https://id.wikipedia.org/wiki/Monumen_Bajra_Sandhi

https://www.tribunnews.com/regional/2019/07/03/ombak-pantai-kuta-rabu-sempat-naik-hingga-daratan
Hari ke-4 tanggal 10 Oktober 2019,
saya sarapan dihotel dan persiapan check out hotel. Lalu tempat pertama yang
saya kunjungi adalah JOGER Pabrik Kata-Kata, disana menjual kerajinan khas yang
dibuat sendiri dan tidak dipasarkan ditempat oleh-oleh lain. Saya berbelanja
disana tidak banyak karena harganya relatif mahal. Selanjutnya, saya mampir ke
salah satu rumah makan didaerah Taman Sari, sebelum menuju ke destinasi wisata
Danau Bedugul. Perjalanan kesana lumayan melelahkan karena berada digunung,
serta jalan yang berkelok-kelok dan naik-turun. Tetapi saya cukup senang karena
disana sejuk, dan pemandangannya indah, terdapat banyak gung-gunung lain yang
bagus disana. Setelah selesai dari sana saya kembali ke Ponorogo. Perjalanan
kembali ke Ponoro lumayan melelahkan karena saya harus kembali melewati jalan
yang menurun dan berkelok. Perjalanan menuju pelabuhan, cukup lam sekitar 2 jam
perjalanan. Lalu saya kembali menyebrang dari pelabuhan Gilimanuk ke pelabuhan
Ketapang, yang memakan waktu sekitar 1 jam. Setelah samapi di pelabuhan
Ketapang, saya masuk kembali ke bus, untuk makan malah terlebih dahulu di Rumah
Makan didaerrah banyuwangi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ponorogo. Seletah
selesai, saya melanjutkan perjalanan pulang ke Ponorogo yang memakan waktu
semalaman.

Saya tiba di Ponorogo tanggal 11
Oktober 2019 pukul 06.00 pagi. Lalu saya dan teman-teman pulang ke rumah
masing-masing. Selama perjalanan saya dipandu oleh Mbok ayu, beliau adalah
pemandu yang cukup baik dan aramah menurut saya, beliau juga sedikit mengajari
saya bahasa bali. Saya sedikit heran, karena perbedaan anatara bahasa Jawa dan
Bali tidak jauh berbeda.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar