Rabu, 23 Oktober 2019

Cerita ke Bali


Pada hari Senin tanggal 07 Oktober 2019, saya berangkat meninggalkan sekolah menuju ke Bali pukul 10.00. Sekitar pukul 12.00, bus saya berhenti sejenak untuk makan siang di salah satu rumah makan di daerah Caruban. Setelah makan siang, saya melaksanakan ibadah, kami melanjutkan perjalanan kembali. Kala malam kami makan malam di rumah makan di daerah Situbondo, selesai makan malam saya melaksanakan ibadah. Lalu saya melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Kami menempuh perjalanan kurang lebih kurang lebih 1 jam menuju pelabuhan Gilimanuk.

Hasil gambar untuk pelabuhan gilimanuk ketapang


Pada hari ke - 2 tanggal 08 Oktober 2019, pukul 06.00 kami tiba di Bali. Lalu saya melanjutkan perjalanan menuju ke Tanah Lot, disana saya mandi dan sarapan, serta berwisata. Pukul 10.00 saya melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa, disana setelah berwisata saya makan siang. Lalu pada pukul 13.30, saya melanjutkan perjalanan ke pantai Pandawa, disana saya berwisata menikmati keindahan pantainya. Setelah itu saya melanjutkan perjalanan ke GWK (Garuda Wisnu Kencana) pada pukul 13.30, disana saya berjalan menjelajahi daerah GWK. Pada pukul 18.00 saya meninggalkan GWK, menuju ke Pusat oleh-oleh Dewata T-shirt. Disana saya menjumpai banyak oleh- khas bali mulai dari kerajinan tangan, kain-kain, hingga jajanan khas Bali. Setelah itu saya melanjutkan perjalanan menuju hotel untuk check in pukul 20.00.




Hasil gambar untuk pandawa beach





Pada hari ke-3 tanggal 09 Oktober, Pukul 07.00 saya sarapan di hotel. Lalu pukul 08.00 saya melanjutkan perjalana menuju ke tempat pementasan Tari Barong. Setelah selesai menyaksikan pementasan tersebut, saya melanjutkan perjalanan menuju ke Pusat oleh-oleh Cening Bagus, makan siang dan beribadah. Disana saya berbelanja cukup banyak oleh-oleh, karena barang yang dijual disana dibuat langsung ditempat dan tidak mengandung bahan pengawet, seta harga yang terjangkau. Lalu saya melanjutkan perjalanan ke Museum Bajrasandhi adalah monumen bersejarah bagi masyarakat bali karena museum tersebut terdapat monumen perjuangan rakyat Bali. Setelah itu saya menuju ke Pantai Kuta, disana saya menjumpai banyak turis bukan hanya lokal tetapi juga mancanegara. Saya kurang puas saat berwisata ke pantai tersebut, karena saya tidak bisa menyaksaksikan matahari terbenam. Karena harus melanjutkan perjalanan ke Pusat Oleh-Oleh Karang Kunia yang jaraknya cukup jauh, disana juga menjual barang yang sama dengan toko oleh-oleh lainnya. Saya membeli cukup banyak baju karena pakaian, karena tempat tersebut terkenal dengan harga kain yang murah. Setelah itu saya menuju hotel untuk beristirahat, saya sampai hotel pukul 21.00 dan makan malam disana.


Hari ke-4 tanggal 10 Oktober 2019, saya sarapan dihotel dan persiapan check out hotel. Lalu tempat pertama yang saya kunjungi adalah JOGER Pabrik Kata-Kata, disana menjual kerajinan khas yang dibuat sendiri dan tidak dipasarkan ditempat oleh-oleh lain. Saya berbelanja disana tidak banyak karena harganya relatif mahal. Selanjutnya, saya mampir ke salah satu rumah makan didaerah Taman Sari, sebelum menuju ke destinasi wisata Danau Bedugul. Perjalanan kesana lumayan melelahkan karena berada digunung, serta jalan yang berkelok-kelok dan naik-turun. Tetapi saya cukup senang karena disana sejuk, dan pemandangannya indah, terdapat banyak gung-gunung lain yang bagus disana. Setelah selesai dari sana saya kembali ke Ponorogo. Perjalanan kembali ke Ponoro lumayan melelahkan karena saya harus kembali melewati jalan yang menurun dan berkelok. Perjalanan menuju pelabuhan, cukup lam sekitar 2 jam perjalanan. Lalu saya kembali menyebrang dari pelabuhan Gilimanuk ke pelabuhan Ketapang, yang memakan waktu sekitar 1 jam. Setelah samapi di pelabuhan Ketapang, saya masuk kembali ke bus, untuk makan malah terlebih dahulu di Rumah Makan didaerrah banyuwangi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ponorogo. Seletah selesai, saya melanjutkan perjalanan pulang ke Ponorogo yang memakan waktu semalaman.


Hasil gambar untuk joger
Saya tiba di Ponorogo tanggal 11 Oktober 2019 pukul 06.00 pagi. Lalu saya dan teman-teman pulang ke rumah masing-masing. Selama perjalanan saya dipandu oleh Mbok ayu, beliau adalah pemandu yang cukup baik dan aramah menurut saya, beliau juga sedikit mengajari saya bahasa bali. Saya sedikit heran, karena perbedaan anatara bahasa Jawa dan Bali tidak jauh berbeda.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar